Selasa, 30 Desember 2014

Secret (Part 1)

Cast: Ashilla Zee, Gabriel Stev, Ify Alyssa, Alvin Jonathan, Rio Stevadit

***

"Hikss.. hikss.. hikss Jojo mau kemana? Jangan tinggalin Illa. Illa gak mau sendiri" Rengek seorang anak perempuan kepada seorang bocah laki-laki yang berdiri di hadapannya.

"Ya Illa jangan nangis dong. Aku mau pulang sama mama papa. Mereka pasti marah kalo aku diem disini terus" Ucap bocah laki-laki itu sambil mengelus punggung si gadis kecil yang memeluk tubuhnya.

"Tapi kalo Jojo pergi.. hiks.. Illa sendiri dong. Hiks..Illa ikut Jojo aja deh" Ucap gadis kecil itu.

"Jangan. Nanti yang jagain ibu siapa? Kamu disini aja sama ibu. Jagain ibu buat aku ya lla. Illa mau kan?" Gadis kecil itu terdiam sejenak. Sambil menunduk gadis kecil itu meremas bajunya. "Ini dah buat Illa di pake ya. Jojo juga pake kok. Nanti kalo kita udah gede nanti pasti gak bakal susah. Jojo bakal inget punya Illa, Illa juga harus inget punya Jojo" Ucap bocah kecil bernama Jojo itu sambil memakaikan kalung berbandul bulan sabit ke gadis yang bernama Illa, dan memakaikan kalung berbandul bintang ke dirinya sendiri.

"Liat deh lla, diatas ada bulan sabit, bintangnya banyak lagi. Kita kayak mereka ya. Walaupun bulannya cuma setengah, tapi bintangnya banyak, jadi malamnya gak jadi gelap deh" Mendengar ucapan laki-laki kacil disampingnya ini membuat si gadis  tersenyum malu.

Lihatlah. Mereka saling melengkapi. bahkan disaat salah satu diantaranya akan pergi sekalipun, mereka tetap berusaha saling mengisi. Saling melengkapi kekosongan yang akan terjadi. Dan mereka gak akan tau apa yang terjadi setelahnya. Akankah kekosongan yang ingin mereka isi benar-benar terpenuhi seperti langit malam di atasnya, Ataukah justru mereka saling kehilangan. Dan kekosongan itu benar-benar terjadi. Semuanya hanya rahasia si takdir. Hidup mereka pun juga merupakan bagian itu. Inikah awal segalanya. Ya ini akan terjadi dan semua belum berakhir

***

 Secret Part 1

"Ify. Kamu mau kemana? Kok rapi banget sih" Langkah Ify terhenti saat mamanya bersuara bertanya padanya.

"Hehe mama. Iya ma. Anu Ify biasalah ma sama Rio. Lagian ini kan udah waktunya" Ucap Ify yang membuat mamanya merengut kecewa.

"Emh kamu bisa gak batalin dulu. Soalnya mau ada tamu temen papa kamu"

"yah kok gitu sih ma. Ify kan udah kangen. Ify juga udah janji sama Bu Ratih mau kesana. Rio juga udah nunggu tuh pasti" Ucap Ify dengan raut memelas

"Emh kamu batalin aja dulu sementara, nanti kalo acara selesai kamu boleh deh kesana. Nginep disana pun juga gak masalah. Mama ijinin deh"

"Mama serius. Gak boong kan" Seketika wajah Ify menjadi cerah mendengar kalimat mamanya barusan.

"Aah mama. I Love You" Ucap Ify sambil berlari ke lantai dua.

***

'Halo'

"Halo Yo. Emh lo gak usah jemput gue sekarang ya?"

'Loh kenapa?. Gak jadi, bukannya sudah waktunya ya?"

Ify mendengus sejenak. "Iya keluarga gue mau kedatangan tamu keluarga temen bokap gue. Ayolah Yo, biar gue bisa nginep disana" Ucap Ify memohon, sedang di sebrang sana Rio mencibir.

"Ya udahlah"

Tuutt.. tuut..tuuut

Ify merengut mendengar suara telpon diputus oleh Rio, hey, gak sopan sekali. Huh kalau bukan karena laki-laki itu sahabatnya, sudah di gorok pemuda itu, batinnya.

"Bodo ah, daripada mikirin Rio mending nelpon bu Ratih" Ucap Ify sambil kembali duduk kembali.

'Halo assalamualaikum'

"Wa'alaikum salam bu. Ini Ify"

'Loh neng Ify. Ada apa neng. Kok nelpon'

"Anu bu, Ify gak bisa kesana. Bilang anak-anak ya bu"

'Yah gak jadi ya? Padahal anak-anak udah nunggu ini loh"

"Ya maaf bu. Bilang ke mereka maaf ya bu" Ucap Ify sambil menahan tawa.

'Ya udah neng. Nanti ibu bilangin. Assalamualaikum neng"

"Wa'alaikum salam bu"

'Maafin Ify ya bu udah kerjain ibu sama anak-anak' Batin Ify sambil cekikikan

***

Shilla menunduk da depan sebuah gundukan tanah. Air matanya sama sekali belum berhenti. Sedikit demi sedikit orang-orang disana pergi meninggalkan pemakaman. Yang tersisa hanya gadis itu dan seorang wanita berumur 40-an yang menggandeng seorang anak berumur 5 tahun

"Shill" Shilla menengok ke arah wanita yang memanggil namanya tersebut

"Bude, Shilla harus gimana sekarang. Shilla harus tinggal dimana? Shilla harus apa?' Ucap Shilla sambil terisak

Wanita itu hanya menunduk sambil menatap Shilla miris. Gadis ini..

"Shill apa gak sebaiknya kamu ikuti permintaan terakhir ibumu"

Shilla menunduk. Ia tak berani menatap bude Naimah ini. Ia pun bingung.

"Shilla.."

"Ayah kamu masih hidup Shill"

***


Visit this page: www.obatkistatradisional.net
                         Diananissa ifc

Secret (Sinopsis)

Cast: Ashilla Zee, Gabriel Stev, Ify Alyssa, Alvin Jonathan, Rio Stevadit

***

Aku akan menemukannya. Jawaban atas segala rahasia yang terpendam. Rahasia yang tertutup takdir. Keindahan bahkan kehancurannya akan ku hadapi. Bahagia itu akan teraih, kesedihan itu akan terlupakan. Semua akan lebih berarti

***

Rahasia itu dia. Aku tak tahu mengapa takdir membawanya. Merubah setiap detikku lebih berarti. Aku tak tahu mengapa dia, diantara semua pilihan dia yang membawaku. Yang ku tahu dialah kebahagiaanku

***

Rahasia merubah hidup mereka. Membuat mereka saling membutuhkan. Menghancurkan dinding pembatas kebahagiaan mereka. Semua masih rahasia. Dan mereka akan temukan jawabnya.

***




Visit this page: www.obatkistatradisional.net

                      Diananissa ifc

Play Of Destiny Part 14 (I Leave You)

Shilla menolehkan kepalanya menatap pintu ruangannya yang terbuka. Seorang gadis berseragam hijau berdiri di sisi pintunya. Shilla men...